Showing posts with label Quotes. Show all posts
Showing posts with label Quotes. Show all posts

Tuesday, November 6, 2012

Donlot

          Semakin berkembang teknologi, kita pun semakin mudah untuk melakukan dan mendapatkan sesuatu. Salah satunya yang akan disoroti dalam artikel ini adalah tentang download, khususnya dalam dunia musik. Demi memenuhi kebutuhan telinga yang selalu lapar akan musik, kini kita tak perlu susah payah untuk mencari dan membeli album original. Ketersediaan akses internet yang hampir dimiliki setiap orang menjadi pendukung yang utama. Kini, kita tinggal browsing, cari file yang berkaitan/diinginkan, dan langsung download. Dengan proses se-instant itu kita dapat langsung mendengarkan musik/lagu yang kita inginkan.
          Download, untuk musik/lagu khususnya, pada dasarnya terbagi dalam dua macam. Pertama, adalah link download yang disediakan sendiri oleh pihak musisi/artist yang bersangkutan. Link download seperti ini biasanya digunakan sebagai sarana untuk membagikan sample/demo dari musisi-musisi tersebut. Namun, ada pula musisi yang memang mereka tidak pernah menjual rilisan album dan dengan sukarela membagikan karya-karya mereka. Kedua, adalah murni pembajakan, yang sengaja disebarluaskan oleh pihak tertentu tanpa sepengetahuan/izin dari musisi yang bersangkutan.
          Kita tidak perlu munafik. Banyak dari kita pasti memanfaatkan kemudahan tersebut, men-download lagu/album dari sekian banyak link yang tersedia di samudera internet. Terutama untuk lagu/album mancanegara yang kita tidak tahu dimana harus membeli jika tidak ada di toko kaset/CD terdekat. Apalagi untuk rilisan lama dan langka yang memang sudah tidak beredar di pasaran. Kita tidak perlu susah-susah mencari dan merogoh kocek lebih dalam.
          Namun, lain halnya untuk rilisan lokal, terutama bagi yang berada di jalur independen. Rilisan tersebut biasanya mampu dijangkau dan mudah ditemukan. Kita bisa menjumpainya di distro atau lapak. Selain di tempat-tempat tersebut, ada juga dengan sistem online, bahkan bisa menghubungi/mengontak langsung musisi yang bersangkutan. Yak, sudah seharusnya kita memberikan support secara langsung. Membeli t-shirt band saja mampu, mengapa tidak membeli albumnya?


Local CDs

Tuesday, August 14, 2012

Review Sebuah Private Gig Bertitel "Kok Sepi Sih?!"

          Bulan puasa ga harus melulu akustik! Hari Senin tanggal 13 Agustus 2012 di Taman Eden ISI Surakarta, Wasted Youth Private Gig "Kok Sepi Sih?!". Sudah jelas ini adalah sebuah acara private. Minim publikasi, tidak begitu digembor-gemborkan sana-sini. Gig ini atas nama "Wasted Youth" (pemuda yang terbuang) yang notabene adalah anak-anak UKM Band ISI Surakarta. Dan istilah wasted youth ini menurut saya juga bisa dilabelkan kepada semua teman-teman partisipan yang menghadiri private gig ini. Di saat semua lembaga pendidikan sibuk dan terlalu serius dengan urusan mahasiswa baru di tahun ajaran baru, tuan rumah private gig ini yaitu ISI Surakarta justru mampu meluangkan waktu untuk memberikan sebuah ruang yang saya rasa cukup, untuk melampiaskan rasa keterbuangan (mungkin) dari para mahasiswanya. Bahkan menurut salah satu panitia, acara yang dimulai malam hari pukul 8 ini mendapat ijin dari kampus sampai pukul 2 dini hari. Wow, two thumbs up untuk kampus ISI Surakarta, khususnya teman-teman dari UKM Band!
          Private gig ini hanya berbekal alat dan amplifier seadanya dari Studio Bawah Tanah ISI Surakarta yang diletakkan secara "lesehan" (tanpa panggung) di pelataran taman yang disebut sebagai Taman Eden. Band-band pengisi malam itu berasal dari jaringan pertemanan sendiri. Home Alone tampil sebagai pembuka, disusul All Night Long, lalu No Stereo Yellow. NSY kali ini tampil tanpa Sarah yang sedang berhalangan hadir, kekosongan ini ditempati oleh Yvonne, vokalis Little Monster yang memiliki karakter hampir sama dengan Sarah. Kemudian disambung oleh perwakilan dari Solo Blues Rock (SBR), yaitu Scootled yang berhasil membuat penonton liar dengan membawakan lagu Ace Of Spades milik Motorhead. Disusul masih dari perwakilan SBR, Jollyroger. Dan akhirnya ditutup oleh No Perfect, yang membawa penonton bernyanyi bersama dengan single terbaru mereka, Tamasya Cinta. Band melodic/pop punk ini menggantikan posisi Yeay! Everyday yang pada waktu itu berhalangan hadir. Semakin malam semakin liar, penonton semakin berani untuk bernyanyi bersama dan crowd-surfing sana-sini, sampai ada beberapa yang terjatuh termasuk saya, hahaha.
          Acara berjalan lancar dari awal hingga akhir. Tidak ada gangguan apapun dari dalam maupun luar, meskipun ada sedikit jam karet di awal acara. Yang jelas, luput dari gangguan aparat dan ormas tertentu, itu yang terpenting. Misi terpenuhi, acara ini mampu memberi hiburan tersendiri dan mengobati kejenuhan akan langkanya sebuah gig berformat full-band, mengingat saat ini adalah bulan puasa. Usai acara, saya berbincang ringan dengan salah seorang panitia. Kabarnya, acara semacam ini akan diadakan secara berkala. Menghadirkan bermacam-macam band tanpa membeda-bedakan genre musik maupun komunitas dari mana mereka berasal. Saya angkat topi untuk semua teman-teman yang selalu mendukung dan memberi ruang untuk berekspresi serta berapresiasi. Ora peduli opo musik lan artise, sing penting guyub!

Thursday, May 17, 2012

Menangislah Jika Kau Punya Hati

          Pada suatu hari sewaktu mengikuti perkuliahan di kampus dengan mata kuliah Antropologi Sastra, dosen saya memberikan suatu tambahan di akhir jam perkuliahan. Yaitu video yang bisa dijadikan sebagai renungan dalam menjalani kehidupan. Ketika ditampilkan di muka kelas, para mahasiswa nampaknya kurang menggubris karena mungkin sudah pada lelah mengingat ditampilkannya video ini sewaktu selesai kuliah, meskipun ada beberapa yang mengapresiasi termasuk saya. Saya pribadi begitu mencermati video yang ditampilkan oleh dosen saya, karena tokoh dan bahasa yang dipergunakan dalam video tersebut adalah asing, bukan dari Indonesia. Setelah tertangkap apa yang disampaikan, saya pun tahu apa inti dan maksudnya. Yaitu, video ilustrasi yang berisi tentang kejadian menyedihkan antara ayah dan anak yang patut untuk kita renungkan. Seketika saya sedih dan tersentuh setelah melihat kedua video tersebut, tetapi jujur, saya malu untuk mengekspresikannya secara terang-terangan di dalam kelas, haha. Dalam hati, saya berniat untuk melanjutkan menonton dengan browsing kembali video tersebut di rumah, dan segera mencatat judul video tersebut di draft ponsel saya.
          Setibanya di rumah, langsung saya cari video tadi di YouTube, dengan keyword judul yang sudah saya catat di draft ponsel saya. Setelah selesai download dan menyaksikannya, tidak munafik, saya pun menitikkan air mata. Betapa tidak, kedua video tersebut sangat menusuk perasaan saya, meningat saya pribadi juga bukanlah seorang anak yang sangat taat kepada kedua orang tua. Ditambah situasi dan kondisi yang mendukung, yaitu sewaktu tengah malam dan berada di dalam kamar seorang diri.
          Video ini berjudul "There Are No Perfect Fathers, But..." Menceritakan kisah seorang ayah yang memiliki kekurangan fisik yaitu bisu dan tuli, bersama seorang anak perempuan seusia sekolah menengah yang berperangai buruk, malu dan tidak bangga dengan ayahnya sendiri yang serba berkekurangan secara fisik, ia juga sering bermasalah di sekolah dengan teman-temannya karena sering diejek perihal ayahnya, yang sering disebut dengan sebutan "Deaf Dumb Dad". Akhirnya, akibat rasa muak dan putus asa terhadap kehidupan serta ketidakterimaan kenyataan akan sosok sang ayah, anak perempuan tersebut mencoba bunuh diri di dalam kamar. Tetapi gagal, karena ketahuan sang ayah dan langsung dibawa ke rumah sakit. Dengan segala daya upaya dan keterbatasannya, sang ayah pun berusaha menolong sang anak yang mengalami pendarahan dan sedang berada dalam keadaan sekarat. Demi anak gadisnya yang harus tetap hidup, ia rela memberikan segalanya, harta, sampai darahnya. Perlahan si anak pun mulai sadarkan diri, pelan-pelan juga bangkit semua kenangan akan ayahnya sedari waktu ia kecil. Hingga pada akhirnya ia siuman dan mendapati sang ayah tergeletak di sebelahnya dan telah meregang nyawa. Anak gadis tersebut pantas untuk menyesal.


"I was born a deaf-mute, I'm sorry for that. I can't speak like other fathers, but I want you to know that I love you with all my heart."
"There are no perfect fathers, but a father will always love perfectly."
"Remember to care for those who care for you."